Selasa, 07 Juni 2016

Nama Anggota :
1.Veronika Nugraheni (32)
2. Dita Aryanti (11)
3. Milladia Nur Fauzziah (26)
4.Dyah Ayu Setya Anjani (12)

Kesan dan pesan untuk pelajaran TIK
Sebenarnya pelajaran TIK itu menyenangkan.. Akan tetapi lebih baik lagi kalau jangan terlalu banyak jam kosong. Karena jam kosong membuat murid terlalu  bosan.
Harapannya untuk ke depan bisa lebih ditingkatkan lagi dan dikurangi jam kosongnya

Sekian yang bisa kami sampaikan. Ada kurang lebihnya kami mohon maaf .

Kelas 7 c

Rabu, 09 Maret 2016

saat belajar capture screen

saat kami belajar capture screen


oleh|:
veronika nugraheni
dita aryanti
milladia nur fauzziah
dyah ayu setya anjani

Rabu, 17 Februari 2016

PELAJARAN MULOK PKK BERSAMA BU NOVIKA OKTAVIANA



Tulisan oleh: Vero,Dita,Dyah,Milla

 Minggu ini kami diajarkan cara penanaman tanaman obat dan sayuran.
Kami diminta menanam bibit dirumah dan dibawa ke sekolah untuk ditanam bersama.
Ada yang membawa bawang merah, tomat, kunyit,dan tanaman lainnya.
Tempat penanamannya dibuat dari barang bekas. Yang di kreasikan ulang agar menjadi wadah tanam yang bagus.
Tanaman nya pun diberi pupuk kandang agar cepat tumbuh besar.Tanaman tadi harus dijaga dan dirawat dengan baik.
Tanaman kami diletakkan di belakang kelas 8 A,B,C .
 Ini lah salah satu jenis tanaman yg kami tanam
Image result for gambar tanaman bawang merah

Minggu, 07 Februari 2016

                                              ALAM
Desis angin menderu
Membuat daun berbisik
Mendengar alunan lagu
Yang dinyanyikan burung
     Menatap langit indah
     Melihat kupu-kupu terbang
     Serasa aku ingin terbang
                 Betapa aku mensyukuri
                 Sebuah karya Illahi
                 Terimakasih Tuhan
Aku berjanji...
Akan menjaga alam ini
Sebisa yang kulakukan
Setidaknya...
Itu berarti sebagai rasa syukurku
Akan karunia ini
      Terimakasih Tuhan

By:Veronika.N.
                  

Rabu, 03 Februari 2016

BARON TECHNOPARK

Pantai Baron Technopark

Karya: Vero,Dyah,Dita,Milla




Baron Technopark adalah sebuah tempat wisata.Memang jarang dijangkau karena tempatnya jauh kepelosok. Akan tetapi keindahan alamnya tidak kalah menarik dari tempat tempat lainnya.Disini kita bisa melihat sunrise yang indah.Dan memandang hamparan langit yang begitu mengasikan.
Memang disini kita tidak bisa berenang hanya bisa ber SELFI ria dengan background langit dan laut yang menawan.
 Pengunjung juga diharapkan bisa berhati-hati karena tempat ini terletak diatas gunung. Dan kemungkinan untuk longsor pun ada.








 Disini juga terdapat kebun buah naga. Yang sangat luas. Juga ada tempat pelestarian tanaman langka.
Image result for foto pantai baron technopark











 Tempat ini juga memiliki yang entah kami tidak tau apa itu. entah patung ataupun benda yang berguna.
Image result for foto pantai baron technopark

 









Disini juga terdapat tempat PLTA atau Pembangun Listrik Tenaga Angin.
Yang berfungsi untuk menyimpan tenaga surya


SEKIAN YANG KAMI BISA SAMPAIKAN DAN TERIMAKASIH :)












Selasa, 19 Januari 2016

Image result for gambar kata kata mutiara
Image result for gambar kata kata mutiaraImage result for gambar kata kata mutiara




Image result for gambar kata kata mutiaraImage result for gambar kata kata mutiaraImage result for gambar kata kata mutiara

                      Kerajaan Melayu

 

Kerajaan Melayu atau dalam bahasa Tionghoa ditulis Ma-La-Yu (末羅瑜國) merupakan sebuah nama kerajaan yang berada di Pulau Sumatera. Dari bukti dan keterangan yang disimpulkan dari prasasti dan berita dari Cina, keberadaan kerajaan yang mengalami naik turun ini dapat di diketahui dimulai pada abad ke-7 yang berpusat di Minanga, pada abad ke-13 yang berpusat di Dharmasraya dan diawal abad ke 15 berpusat di Suruaso[1] atau Pagaruyung[2].
Kerajaan ini berada di pulau Swarnadwipa atau Swarnabumi (Thai:Sovannophum) yang oleh para pendatang disebut sebagai pulau emas yang memiliki tambang emas, dan pada awalnya mempunyai kemampuan dalam mengontrol perdagangan di Selat Melaka sebelum akhirnya terintegrasi dengan Kerajaan Sriwijaya (Thai:Sevichai) pada tahun 682[3].
Penggunaan kata Melayu, telah dikenal sekitar tahun 100-150 seperti yang tersebut dalam buku Geographike Sintaxis karya Ptolemy yang menyebutkan maleu-kolon[4]. Dan kemudian dalam kitab Hindu Purana pada zaman Gautama Buddha terdapat istilah Malaya dvipa yang bermaksud tanah yang dikelilingi air.
             Berita tentang kerajaan Melayu antara lain diketahui dari dua buah buku karya Pendeta I Tsing atau I Ching (義淨; pinyin Yì Jìng) (634-713), yang termasyhur yaitu Nan-hai Chi-kuei Nei-fa Chuan (Catatan Ajaran Buddha yang dikirimkan dari Laut Selatan) serta Ta-T’ang Hsi-yu Ch’iu-fa Kao-seng Chuan (Catatan Pendeta-pendeta yang menuntut ilmu di India zaman Dinasti Tang)[5] dalam pelayarannya dari Cina ke India tahun 671, singgah di Sriwijaya enam bulan lamanya untuk mempelajari Sabdawidya, dan menerjemahkan naskah-naskah Buddha dari bahasa Sanskerta ke bahasa Tionghoa.[
            Menurut catatan I Tsing, Sriwijaya menganut agama Buddha aliran Hinayana, kecuali Ma-la-yu. Tidak disebutkan dengan jelas agama apa yang dianut oleh kerajaan Melayu.
Berita lain mengenai kerajaan Melayu berasal dari T'ang-Hui-Yao yang disusun oleh Wang p'u pada tahun 961, kerajaan Melayu mengirimkan utusan ke Cina pada tahun 645 untuk pertama kalinya, namun setelah munculnya Sriwijaya sekitar 670, kerajaan Melayu tidak ada lagi mengirimkan utusan ke Cina.

Image result for kerajaan melayu